Kawah Kamojang, Destinasi Wisata Alam dengan Beragam Kawah Eksotis di Garut

Aditya

Kawah Kamojang, Destinasi Wisata Alam dengan Beragam Kawah Eksotis di Garut

Nikmati keindahan alam yang memesona di Kawah Kamojang, tempat yang menakjubkan dengan berbagai kawah eksotisnya di Garut.

Wisata alam Garut terkadang cukup unik karena lokasi dan juga kondisi alamnya. Jika Anda mencari destinasi wisata alam yang cukup menarik, coba kunjungi Kawah Kamojang.

Shopee Terbaru

Bukan seperti kawah gunung pada umumnya, kawah ini adalah tujuan wisata yang menekankan pesona sumber uap panas sebagai sumber pembangkit listrik PLTU Kamojang. Seperti apa keseruannya?

Daya Tarik yang Dimiliki Kawah Kamojang

Daya Tarik Kawah Kamojang
Foto: Twitter/Jelajah Garut

1. Pesona Area Kawah

Letaknya yang ada di area geothermal PLTP Kamojang membuat area wisata ini bersih, cantik dan terjaga. Lokasinya memberikan alam hijau dan udara yang masih sejuk.

Meski terdapat semilir aroma belerang yang menyengat, area ini pun masih banyak jadi tujuan wisata santai dan tenang penghilang penat.

2. Kesan Bersejarah Dari Area Pengeboran Panas Bumi

Selain berkunjung untuk melihat area dan keindahan alam area geothermal, tujuan wisata ini juga memiliki sejarah yang cukup kental.

Si Mojang atau Sang Gadis adalah sebutan dari nama wisata ini, yang mana memiliki kaitan dengan sejarah gadis desa yang pernah tinggal di sekitar area. Namun, sejarah kawah ini juga berkaitan dengan pembangunan PLTP Kamojang di tahun 1983.

3. Kawah Manuk

Area wisata ini juga punya spot kawah yang tersebar. Salah satunya adalah kawah Manuk, yang terletak di pinggir jalan sebelum kasih ke Kawasan Kamojang.

Anda bisa langsung mampir, untuk menyaksikan sebuah lubang kawah yang mengeluarkan uap panas dan berbunyi seperti kicauan burung.

4. Kawah Kereta Api

Selain kawah Manuk, ada juga kawah kereta api yang masuk di area atau lokasi utama Kamojang Di sini, lubang kawah juga mengeluarkan asap panas nan tebal.

Baca Juga:  Orchid Forest Cikole: Keindahan Hutan Anggrek di Jantung Bandung

Yang kemudian menghasilkan suara mirip kereta api. Menurut cerita, lubang kawah ini dibuat pada Zaman Belanda sebagai upaya untuk penggunaan pembangkit tenaga listrik alami.

5. Kawah Hujan

Beberapa meter dari Kawah kereta Api, pengunjung bisa mampir ke kawah Hujan. Nama ini diberikan karena area sekitar basah layaknya sedang turun hujan.

Hujan ini pun terjadi karena uap panas dari dalam tanah memiliki kadar air, yang kemudian menyembur ke udara dan memberi kesan hujan gemercik yang segar.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Bisa dikatakan Kawasan ini berada di perbatasan kota Bandung dan Garut. Namun, lebih dinilai masuk ke wilayah Garut karena hanya memakan jarak 30 Km untuk mencapai area ini.

Lokasi tepatnya ada di are Geothermal PLTU Kamojang Garut. Meski merupakan area PLTU, pengunjung dapat mampir dengan membayar HTM mulai dari Rp. 5.000 rupiah.

Namun untuk wisatawan asing, tiket masuknya mulai dari Rp 100.000an. Biaya lainnya adalah bayar sekitar Rp 4.000 untuk berendam di kawasan kolam air panas Kamojang.

Kredivo Terbaru

Untuk mencapai lokasi, Anda bisa berangkat dari Garut atau Bandung. Jika meluncur dari Garut, maka ikuti jalan untuk menuju Semarang dan belok kanan menuju Kamojang sampireun.

Jika ingin berangkat dari Bandung, maka perjalanan akan sedikit lebih lama. Beruntungnya, Anda bisa melewati rute yang lebih mudah tanpa lewat tanjakan Monteng.

Anda bisa langsung ke area wisata Kamojang dari bandung, kemudian, ikuti jalan sebelum menyeberangi Kamojang Hill Bridge.

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan

Aktivitas Kawah Kamojang
Foto: Twitter/Depost.Id Garut

1. Berfoto Di Area

Mungkin tak banyak penampakan dan fasilitas cantik di area ini. Namun, penampilan kawah yang mengepul, area hijau sekitar, dan pemandangan pegunungan tinggi cocok untuk melengkapi koleksi foto.

Baca Juga:  Telaga Warna Dieng, Sebuah Lukisan Alam yang Hidup di Tengah Pegunungan

Banyak yang berfoto dan berpose dengan are yang begitu alami dan beruap, yang mana memberi kesan mistis dan keren. Beberapa area seperti Kamojang hill bridge, area sekitar kawah, hingga gazebo juga cocok untuk berfoto.

Spot spot ini paling cocok untuk area instagramable dengan latar belakang yang berkesan unik dan beda dengan kawah pada umumnya. Area yang masih asri, hijau karena kebun dan hutan pun membuatnya begitu estetik dan alami.

2. Bersantai Di Area Wisata

Beberapa area dan lokasi sudah dilengkapi dengan fasilitas tempat duduk dan gazebo yang nyaman. Anda bisa bersantai menikmati segarnya udara dan pemandangan alam sekitar, sembari menghilangkan penat.

Bau belerang dan suara tiupan upa panas dari kawah akan melengkapi waktu berkunjung di area wisata alami ini.

3. bermain uap dan mandi air hangat

Di area kawah kereta api, terdapat kakek atau abah yang menjaga area. Beliau tidak hanya menjaga, namun juga mengajarkan sejarah dan hal unik untuk dicoba.

Seperti meletakkan bola atau pipa di atas uap. Nantinya bola akan terbang dan pipa memberikan suara layaknya seruling. Namun perlu berhati hati, karena uap cukup panas dan kencang.

Tak cukup dengan bermain uap, Anda juga bisa menikmati beberapa fasilitas yang tersedia. Terdapat kamar mandi air panas yang dipanaskan langsung dengan panas bumi.

Opsi ini cocok sekali setelah lelah berkeliling mengunjungi spot kawah lain, bermain, dan juga menikmati keindahan area yang masih begitu alami.

Fasilitas Wisata yang Tersedia

Dengan pamor yang semakin meningkat, Kawah Kamojang sudah didukung dengan beberapa fasilitas pariwisata.

Kebutuhan dasar seperti toilet, warung makan, lahan parkir, gazebo, tempat duduk, dan kamar mandi air panas pun siap tersedia. Bahkan, sudah ada fasilitas beribadah seperti mushola lengkap dengan alat sholatnya.

Baca Juga:  Menikmati Pengalaman Glamping Legok Kondang Lodge di Ciwidey

Kawasan wisata alam yang satu ini bisa dikatakan cukup unik dan berbeda. Kesan kawahnya tidak seperti tampilan wisata puncak, namun lebih ke area bekas pengeboran panas bumi. Alhasil, banyak sekali galian dengan semburan uap panas.

Tujuan wisatanya pun tak hanya satu. Anda bisa berkunjung ke spot lain, menikmati segarnya area, atau sekedar menghilangkan penat.

 

Rekomendasi

Bagikan:

Avatar photo

Aditya

Aditya, seorang penulis yang bersemangat dalam menjelajahi dan mengabadikan keindahan Indonesia.